Pakai 737-800 NG, Pesawat Lion Air Paling Laku Dijual Boeing


Pakai 737-800 NG, Pesawat Lion Air Paling Laku Dijual Boeing

Pemecahan rekor yang dibuat maskapai penerbangan Lion Air dengan memborong pesawat dari pabrikan Boeing sedikit ternoda. Setidaknya hal ini ditandai dengan pesawat yang jatuhnya di perairan Bandara Ngurah Rai Bali berjenis Boeing 737-800 NG.

Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait menyatakan pesawat yang jatuh di Bandara Denpasar tersebut baru dibeli pada 2012.”Saat ini kami memiliki 11 armada Boeing 737-800 NG,” kata dia kepadaLiputan6.com, Sabtu (13/4/2013).

Dikutip dari situs resmi Boeing, pesawat yang dipakai maskapai Lion Air ini merupakan jenis pesawat yang paling laku dari jajaran keluarga 737.

Boeing mengklaim pesawat ini tangguh, hemat dan memiliki kinerja ekonomis. Pesawat ini juga banyak digunakan oleh sebagaib besar maskapai di dunia.

Pesawat jet dengan kapasitas penumpang 162-189 penumpang ini mampu menjelah hingga 260 mil dengan konsumsi bahan bakar lebih hemat 7%.

Boeing 737-800 pertama kali diperkenalkan pada 5 September 1994 dan melayani lebih dari 40 maskapai penerbangan. Pesawat pertama kali dioperasikan oleh maskapai penerbangan jerman, Hapag Lloyd pada musim pana 1998. Pada 13 Maret 1998. 737-800 pertama kali memperoleh sertifikat layak terbang dari Federal Aviation Administration diikuti pengakuan dari JAA pada 9 April 1998.

Diantara jajaran keluarga 737, Boeing kini memperkenalkan produk terbaru 737 Sky Interior dengan tampilan interior yang lebih baru dengan pahatan dinding lebih modern dan jendeal yang menawan untuk memberikan pengalaman penerbangan menyenangkan bagi penumpang.

Anggota keluarga terbaru dari Boeing 737 ini mulai dikirimkan pada akhir 2010.

Pesawat Lion Air jatuh di perairan Bali


Pesawat Lion Air jatuh di perairan dekat Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, menjelang mendarat, Sabtu (13/04) sekitar pukul 15.00 WITA.
Pesawat jenis Boeing 737-800 NG tersebut dilaporkan sudah mendekati landas pacu bandara tetapi jatuh ke perairan dan menyebabkan badan pesawat patah.
Berita terkait
Lion Air beli 234 pesawat dari Airbus
YLKI: Audit sistem pengawasan kondisi pilot
Lion Air beli 27 pesawat ATR
Link terkait
Topik terkait
Transportasi
Otoritas bandara memastikan semua penumpang yang berjumlah 101 orang dan 7 awak pesawat dalam kondisi selamat meski ada beberapa yang mengalami luka-luka.
Bandara Ngurah Rai sempat ditutup sekitar satu jam menyusul kecelakaan ini guna memudahkan proses evakuasi.
Hingga saat ini belum diketahui apa penyebab pesawat tersebut jatuh menjelang mendarat.
”Kronologisnya pesawat itu sudah akan mendarat tetapi tidak sampai landas pacu jatuh ke air, sekitar 50 meter menjelang landing kalau melihat jaraknya berarti sudah pendek, makanya saat mendarat di air badan pesawat pecah,” kata Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti Gumay saat dihubungi melalui telepon.
”Dugaan awal kami belum bisa kami sampaikan, kami baru mengumpulkan data terlebih dahulu untuk mengetahui faktanya seperti apa.”
”Kami sudah mengirimkan tim (Komite Nasional Keamanan dan Transportasi, KNKT) ke lokasi, kenapa bisa jatuh ? biarkan tim kami bekerja terlebih dahulu, dari sana kami baru bisa sampaikan kenapa ini bisa jatuh, apakah karena faktor pesawat, cuaca atau human error,” tambah Hery Bakti.
Semua penumpang selamat
“Biarkan tim kami bekerja terlebih dahulu, dari sana kami baru bisa sampaikan kenapa ini bisa jatuh, apakah karena faktor pesawat, cuaca atau human error.”
Herry Bakti
Pihak Lion Air memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan pesawat rute Bandung – Denpasar ini, seluruh 101 penumpang dan 7 awak pesawat dalam kondisi selamat pasca kecelakaan.
Direktur Utama Lion Air Edward Sirait mengatakan korban selamat ditempatkan di posko bandara sementara sejumlah korban luka-luka dibawa ke RS Sanglah.
Seorang saksi mata kepada saluran televisi nasional menceritakan situasi kepanikan saat pesawat tersebut jatuh di air.
”Saat berangkat dari Bandung pesawat berjalan normal sampai menjelang mendarat, saya merasa pesawat terlalu rendah, sampai akhirnya menabrak air.”
”Semua panik, dan langsung mengarah ke pintu darurat, ada peselancar yang turut membantu saat kami berada di air.”
Menurut Edward Sirait pihaknya akan bertanggung jawab dalam insiden ini dan menyerahkan penyelidikan kepada KNKT.
Pesawat Boeing 737-800 NG yang digunakan Lion adalah pesawat baru yang dipakai maskapai ini sejak 2012. Lion Air baru-baru ini juga membeli ratusan pesawat baru dari Airbus.